Likuan Endikat, Legenda Tikungan di Pagar Alam

0
9054
Likuan Endikat
Likuan Endikat Pagar Alam

Tempat Legendaris di Pagar Alam

Likuan Endikat dan jembatannya adalah legenda di kota Pagar Alam.

Keduanya adalah saksi sejarah kota tua ini. Tikungan “kejam” Endikat dan jembatannya dibangun sejak era kolonial Belanda. Jadi jembatan ini telah menyintas ratusan tahun lamanya sejak awal didirikan.

Pembangunan Likuan Endikat
Likuan Endikat dalam Pembangunan
Likuan Endikat Zaman Belanda
Likuan Endikat Tempo Dulu

Pagar Alam Kota Tua

Pagar Alam sendiri memang merupakan kota tua. Meski baru berdiri sendiri menjadi sebuah kota pada tahun 2001 lalu. Sebagai jejak kota lama, Pagar Alam memiliki kebun teh dan pabrik pengolahan teh yang juga dibangun di zaman kolonial Belanda di kaki Gunung Dempo.

Kebun teh dan pabriknya sendiri hingga kini masih produktif. Teh olahan dari kaki Gunung Dempo ini terkenal dan sudah menjadi komoditi ekspor ke manca negara. Sedangkan areal perkebunan tehnya yang luas dan memukau juga menjadi tujuan wisata Pagar Alam.

Likuan Endikat Pagar Alam
Melihat Likuan Endikat dari Dekat

Tikungan Kejam dan Tanjakan Curam

Mungkin sekilas terdengar berlebihan menyebutnya jembatan dan likuan Endikat sebagai legenda di Pagar Alam. Namun saat melaluinya, anda akan tahu mengapa kami menyebutnya demikian.

Ada hal yang memikat dari kombinasi jalanan sempit yang diapit oleh jurang di satu sisi dan tebing di sisi lain, tikungan tajam, dan tanjakan panjang. Belum lagi bahaya longsor yang mengancam saat musim penghujan datang.

Jembatan Endikat dari Atas
Pemandangan Endikat dari Puncak Sebuah Tebing

Menyaksikan Kelihaian Sopir Bus di Likuan Endikat

Juga ada perasaan takut sekaligus takjub menyelimuti saat melintas di daerah ini. Dan sepanjang mata memandang, mata kita akan dimanjakan oleh pesona alam yang luarbiasa. Hamparan hijau pepohonan dan suara derasnya air sungai Lematang.

Melalui jalanan yang demikian sulit tentu membutuhkan perjuangan ekstra bagi kendaraan besar seperti bus dan truk untuk menaklukkan tanjakan dan tikungan seperti ini. Jika anda beruntung, anda juga akan berkesempatan melihat kelihaian para pengemudi itu dalam membawa kendaraan mereka.

Saksikan juga video kami mengenai perjuangan melalui Likuan Endikat disini.

Jurang Endikat
Di Balik Beton Ini Adalah Jurang yang Dalam

Perbatasan Antara Lahat dan Pagar Alam

Lokasi jembatan Endikat sendiri adalah tepat di perbatasan antara Kabupaten Lahat dan Kota Pagar Alam. Yang disini memang dibatasi oleh aliran sungai Lematang.

Jembatan ini berdiri di atas sungai Lematang dengan ketinggian sekitar 30 meter.

Kerusakan Parah Jembatan
Keadaan Jembatan Endikat Sebelum Perbaikan

Kerusakan Parah Jembatan Endikat

Kondisi jembatan Endikat sempat mengerikan pada sekitar 2 tahun lalu. Terdapat lubang menganga di tengah jembatan. Yang kemudian diberi dua buah pelat baja dan papan kayu sebagai penambal darurat untuk digunakan kendaraan melintas. Tentunya harus dengan amat perlahan dan hati-hati agar kendaraan tidak terperosok ke jurang.

Jembatan legendaris ini sempat ditutup total selama 2 bulan untuk perbaikan pada akhir Juni-September 2018 lalu.

Jalur Utama Penghubung Lahat ke Pagar Alam

Padahal, jalur yang melalui jembatan ini adalah jalur utama penghubung kabupaten Lahat dan Kota Pagar Alam. Untuk kemudian berlanjut ke Bengkulu Selatan atau ke Empat Lawang.

Jalur lain yang tersedia sebagai alternatif adalah jalan kecil melalui Kecamatan Gumay Ulu, namun kondisinya (kala itu) tidak lebih baik. Jalur Gumay Ulu sempit dan berkelok-kelok tajam lebih menyulitkan untuk dilalui kendaraan besar.

Truk Lewat Likuan Endikat
Sebuah Truk Menikung Tajam di Likuan Endikat

Pesona Likuan Endikat

Jembatan Endikat berjarak sekitar 25km dari Pagaralam, lebih dekat daripada jarak ke Lahat yang sekitar 40km. Perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda empat ditempuh dalam waktu sekitar 30-45 menit.

Meski lokasinya cukup jauh, namun tidak membuat tempat ini kehilangan pesonanya. Beberapa pengunjung sengaja menepikan kendaraannya disini. Untuk berfoto di likuannya yang eksotis atau sekadar duduk menikmati pemandangan.

Air Terjun di Sisi Utara Jembatan
Sebuah Air Terjun Besar di Sisi Utara Jembatan

Air Terjun Endikat

Bahkan terdapat sebuah curup atau air terjun yang cukup besar di sisi utara dari jembatan. Seperti diketahui, Lahat dan Pagar Alam memang memiliki banyak sekali curup yang indah.

Namun hingga tulisan ini dibuat, sayangnya kami belum menemukan akses jalan menuju curup ini. Apalagi kondisi jalan di Endikat yang relatif sempit, menyulitkan kami mencari lokasi parkir yang memadai untuk kendaraan roda empat.

Kawanan Kera di Tepi Likuan Endikat

Di sekitar jembatan juga terdapat kawanan kera yang pada sore hari sering menampakkan diri meminta pengendara kendaraan melemparkan makanan.

Likuan Endikat Foto
Tempat Foto Favorit di Likuan Endikat

Demi menjaga kebersihan, sebaiknya anda tidak memberikan apapun kepada kera. Karena menghias tempat seindah ini dengan tumpukan sampah sisa makanan tentu bukan hal yang bijak.

Kondisi Jembatan Kini Mulus

Saat tulisan ini kami buat, jembatan sudah dalam kondisi baik dan layak dilalui. Proses perbaikan yang memakan waktu lebih dari 2 bulan itu menjadikan jalur Endikat tidak lagi mengerikan untuk dilalui. Jalur ini cukup ramai pada hari-hari biasa. Waktu tempuh yang wajar melalui jalur Endikat dari kota Pagar Alam menuju Lahat dan sebaliknya adalah sekitar 90 menit.

Kondisi Jembatan Endikat
Jembatan Endikat Kini Mulus

Tips Mengunjungi Likuan Endikat

Meski demikian, kami menyarankan bagi anda yang tidak berpengalaman agar tidak menempuh jalur ini pada malam hari. Bukan karena ancaman keamanan sepanjang perjalanan. Namun kombinasi jalan yang naik turun dan berliku dengan kurangnya penerangan jalan, membuat kita akan sulit menikmati perjalanan.

Lebih mudah untuk menggunakan kendaraan roda dua jika anda memang ingin mampir sejenak. Karena tentu tidak mungkin memarkirkan kendaraan di tepi jalan sepanjang tanjakan. Tentunya, perhatikan keselamatan anda dan pengendara lain ya. Jangan sampai niat kita berkunjung mengganggu keselamatan bersama di likuan Endikat.

Ikuti Kami di Youtube!

Sekian liputan mengenai likuan Endikat yang legendaris di Pagar Alam. Jangan lupa untuk subscribe kanal Youtube kami TheWalkingDoctor.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here