Jembatan Gantung Lahat: Sensasi Goyangan Terbaik

0
10876
Jembatan Gantung Terpanjang Sumsel
Pemandangan dari Sisi Desa Pagar Batu

Jembatan Gantung Terpanjang

Banyak yang mengatakan, Jembatan Gantung Lahat adalah yang terpanjang di Sumatera Selatan. Kabupaten Lahat sendiri, sebagai daerah yang dilalui oleh Sungai Lematang, memiliki beberapa lokasi menarik seputar sungai ini. Antara lain adalah Desa Pagar Batu seperti yang akan kami bahas berikut.
Jembatan Gantung Terpanjang Sumsel
Pemandangan dari Sisi Desa Pagar Batu

Melintasi Sungai Lematang Menuju Desa

Desa Pagar Batu merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Pulau Pinang Kab. Lahat, Sumatera Selatan. Ya, kecamatan yang sama dari lokasi Green Canyon dan Curup Panjang.
Desa ini terpisah dengan bagian lain dari kecamatan Pulau Pinang oleh derasnya arus sungai Lematang.
Sebagai jalan penghubung ke daerah lain, kawasan yang tak disangka padat penduduk ini hanya mempunyai jembatan gantung sebagai sarana transportasi darat yang menghubungkan desa Pagar Batu menuju ke pusat kabupaten Lahat.

Mengangkut Kulkas Melalui Jembatan

Seluruh kebutuhan warga desa dibawa melalui jembatan ini, mulai kebutuhan pokok hingga barang elektronik besar semacam kulkas!
Semua diangkut dengan motor atau dengan digotong. Bahkan pasir batu untuk keperluan membangun bangunan di seberang sungai juga diangkut dengan motor yang telah dimodifikasi khusus untuk membawa pasir.
Unik bukan?
Motor melintasi jembatan gantung
Sebuah Motor Pengangkut Pasir Melintas

Jembatan Gantung Terpanjang di Sumsel

Sungai Lematang sendiri merupakan salah satu yang terbesar di Sumatera Selatan. Karenanya tidak heran jika jembatan gantung ini juga dikatakan menjadi yang terpanjang, karena terbentang sejauh 360 meter.
Jeramba gantung, begitu penduduk sekitar menyebut jembatan ini. Berada di ketinggian 15 meter dari permukaan sungai.

Lokasi Desa Pagar Batu

Desa Pagar Batu sendiri terletak sejauh 10 kilometer dari pusat Kota Lahat atau sekitar 20 menit waktu tempuh dengan kendaraan roda empat.
Dari pusat kota Lahat, perjalanan akan mengambil arah menuju Kota Pagar Alam melalui rute Endikat. Kondisi jalan relatif mulus (per Mei 2019). Dan selalu ramai oleh lalu lalang kendaraan.

Sejarah Jembatan Gantung Lahat

Pagar Batu Lahat
Papan Nama Desa Pagar Batu

 

Jembatan ini dibangun sejak tahun 1979. Jembatan ini juga pernah putus pada tahun yang karena banjir, kemudian dibangun kembali pada tahun yang sama.
Dibutuhkan kurang lebih 14 kubik kayu untuk membangun jembatan, dan masyarakat sendiri secara gotong royong melakukan penggantian papan dalam perawatan jembatan. Tercatat sudah dilakukan dua kali pergantian seling baja berdiameter 5 cm yang menjadi kekuatan utama jembatan tersebut.
Seiring dengan kemajuan transportasi, penggunaan jembatan gantung Desa Pagar Batu. Jembatan ini kemudian tidak hanya dilalui oleh pejalan kaki, namun juga kendaraan roda dua.

Perjalanan Melalui Jembatan Gantung

Bila ditempuh berjalan kaki dari ujung ke ujung, perjalanan memakan waktu hingga 3 menit.
Adapun kendaraan roda dua harus berjalan bergantian untuk dapat melalui jembatan. Karena lebar jembatan yang tidak cukup dilalui 2 motor sekaligus.

Konstruksi Jembatan

Kawat di Jeramba Gantung Lahat
Ukuran Kawat Penggantung Jembatan

 

Jembatan gantung sendiri adalah jenis jembatan yang menggunakan tumpuan ketegangan kabel samping sehingga akan bergoyang saat dilalui oleh pengguna jembatan.
Jika anda belum terbiasa melalui jembatan ini, mungkin goyangannya akan membuat nyali menciut.
Karena sangat terasa. Apalagi saat berada di tengah jembatan dan kebetulan ada motor melintas di dekat kita.

Sensasi Goyangan di Tengah Jembatan Gantung Lahat

Tertarik mencoba uji nyali di jembatan gantung ini?
Silakan berkunjung pada siang atau sore hari. Dimana kendaraan roda dua yang melintas jembatan tidak terlalu ramai. Anda dapat nyaman berkunjung, dan warga setempat pun tidak terganggu untuk melintas.
Goyangan Jeramba Gantung
Bagian Tengah Jeramba Gantung

 

Kami sarankan juga agar tidak berkunjung di kala hujan, karena kayu menjadi cukup licin untuk dilalui. Dan arus sungai Lematang di bawah akan sangat deras.
Melalui jembatan ini, pengunjung tidak dipungut bayaran. Namun sayang, selain dari jembatan, tidak ada objek wisata lain yang dapat dikunjungi di desa Pagar Batu.
Menggembala Kerbau Lahat
Kerbau Digembalakan Bawah Jembatan

Demikian perjalanan kami kali ini. Jangan lupa untuk subscribe channel Youtube kami TheWalkingDoctor!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here