Menikmati Pagaralam dari Ketinggian di Tugu Rimau

Tugu Rimau Pagaralam merupakan salah satu titik awal pendakian Gunung Dempo. Juga merupakan salah satu lokasi wisata terpopuler di Pagar Alam.

Dan bagi para pemburu sunrise, Tugu Rimau merupakan salah satu tempat terbaik. Selain dari Kampung Empat tentunya.

Dan bagi anda penikmat fotografi, silakan baca juga artikel kami Lokasi Foto Instagramable di Gunung Gare Pagar Alam.

Untuk melihat eloknya matahari terbit dari kebun teh, saksikan juga video sunrise kami di channel Youtube TheWalkingDoctor.

Keterangan foto: Pemandangan ke arah timur dari Tugu Rimau

Jalanan Berkelok Menuju Tugu Rimau

Berada di ketinggian 1.800 mdpl., untuk mencapai Tugu Rimau dibutuhkan waktu sekitar 45-60 menit dari pusat kota Pagar Alam, dengan menggunakan kendaraan roda empat. Dan setelah memasuki Kawasan Gunung Gare, jalanan akan mulai menanjak dan berkelok-kelok.

Keterangan foto: Jalan berkelok menuju puncak

Ruas jalan disini kecil, lebarnya hanya cukup untuk dua mobil kecil yang berpapasan. Kami juga harus rajin menyalakan klakson pada beberapa tikungan, untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan dari arah sebaliknya. Namun demikian, kondisi jalan cukup baik hingga ke puncak. Sehingga menjadikan perjalanan tak terasa memberatkan.

Udara segar pegunungan dan hamparan hijau kebun teh, juga membuat kami betah untuk berlama-lama berada disini.

Keterangan foto: Belokan tusuk konde

Sepanjang perjalanan, ada beberapa lokasi di Gunung Gare yang juga menarik dikunjungi, antara lain sebuah tikungan tusuk konde (hairpin), yang berada kira-kira pada pertengahan jalan menuju Tugu Rimau, tepatnya adalah sebelum Kampung Dua.

Mengenai tikungan tusuk konde ini, anda bisa menyimak artikel lengkapnya disini.

Menyaksikan Para Pemetik Teh Beraksi

Waktu favorit untuk berkunjung ke Tugu Rimau Pagaralam adalah pada pagi hari. Karena biasanya sekitar pukul 06.30 WIB, para pemetik teh sudah bersiap untuk menuju ke areal perkebunan.

Keterangan foto: ibu pemetik teh sedang menjunjung pucuk daun teh.

Mereka akan datang dengan menaiki truk atau menggunakan motor. Sembari membawa tampah besar sebagai wadah pucuk daun teh. Lokasi yang dituju para ibu ini berbeda setiap harinya. Menyaksikan ketangkasan para ibu pemetik teh ini juga merupakan pemandangan yang menarik.

Pucuk daun teh yang dipetik akan segera dibawa ke pabrik teh yang juga berlokasi di tempat yang sama. Pengolahan kebun teh di Gunung Dempo ini telah dimulai sejak era kolonial Belanda. Pabrik teh yang sama tuanya masih beroperasi hingga kini.

Menikmati Dinginnya Tugu Rimau

Tugu Rimau sendiri adalah nama dari sebuah patung yang berada di Kawasan ini. Patung berbentuk harimau dipasang pada tahun 2004 untuk memperingati penyelenggaraan PON di Sumatera Selatan. Yang mana lokasi ini juga menjadi venue kegiatan paralayang.

Keterangan foto: Tugu Rimau

Selain dari menikmati pemandangan. Pengunjung juga dapat bersantai sejenak sembari menikmati makanan dan minuman. Karena di kawasan ini juga tersedia fasilitas publik yang cukup memadai. Beberapa warung makan siap menyediakan makanan hangat yang tentunya sangat menolong melawan suasana dingin. Sebuah musola juga tersedia, begitupun kamar kecil.

Menariknya, selain keberadaan warung makan, juga terdapat sebuah wahana sepeda gantung untuk berfoto dengan latar belakang pemandangan kota Pagar Alam. Sepedanya sendiri berada di ketinggian sekitar 5-7 meter dan tentunya telah dilengkapi oleh fasilitas pengamanan.

Keterangan foto: Sepeda gantung untuk berfoto

Pada kesempatan tertentu, kawasan Gunung Dempo ini juga dijadikan arena bersepeda menuruni bukit. Menyusuri jalan menurun dengan sepeda gunung. Melalui jalanan beraspal maupun jalan tanah.

Keterangan foto: menuruni bukit di areal kebun teh

Kami menyarankan waktu terbaik berkunjung ke Tugu Rimau adalah antara waktu terbit matahari hingga pukul 14.00 WIB. Di atas itu hujan akan turun. Atau kabut tebal menutupi pemandangan. Keduanya tentu akan menyulitkan perjalanan turun.

Titik Awal Pendakian Gunung Dempo

Di Kawasan Tugu Rimau juga terdapat sebuah titik awal pendakian. Lokasinya tepat di sebelah tulisan besar Pagar Alam.

Keterangan foto: Titik awal pendakian Gunung Dempo

Namun rute ini khusus digunakan sebagai jalur evakuasi. Karena meskipun jaraknya lebih dekat daripada melalui jalur Kampung Empat, rute ini lebih sulit ditempuh pendaki. Perjalanan menuju puncak menempuh perjalanan sekitar 5-6 jam. Dengan ketinggian gunung Dempo sekitar 3.100 mdpl.

Persiapkan diri dan perlengkapan. Karena lokasi ini cukup dingin. Suhu menjelang terbit matahari antara 16-18 derajat Celcius. Kami menyarankan untuk membawa termos minuman hangat untuk menemani waktu menunggu terbit matahari.

Tags:
author

Author: 

2 Responses

  1. Yuk! Wisata Lebaran 2019 di Pagar Alam dan Lahat - TheWalkingDoctor1 year ago

    […] lengkap bisa baca artikel kami Menikmati Pagar Alam dari Ketinggian di Tugu […]

    Reply
  2. Wisata Pagar Alam: Panduan 2019 - TheWalkingDoctor1 year ago

    […] Artikel lengkap mengenai Tugu Rimau dapat anda baca disini. […]

    Reply

Leave a Reply