banner 728x90

Curup Maung yang Eksotis dari Pagar Alam – Lahat

banner 468x60

Air Terjun Eksotis di Pagaralam

Kami menyukai curup Maung. Bagi kami, mengunjungi curup eksotis ini merupakan perpaduan unik antara mengagumi keindahan alam, olah raga, sekaligus menikmati kesendirian.

Yuk! Saksikan juga video keindahan curup Maung di kanal Youtube TheWalkingDoctor.

Air Terjung Maung di Musim Kemarau

Lokasi Curup Maung yang Sulit Dijangkau

Tidak semua orang bisa berkunjung ke curup Maung. Bukan karena mahal. Namun lokasinya itu, agak sulit dijangkau.

banner 300x250

Kita harus menempuh perjalanan sekitar 20 menit dari kota Pagaralam – atau 1,5 jam dari Lahat. Menuju Desa Padang Muara Dua, Kecamatan Gumay Ulu, Lahat. Kemudian dari desa, perjalanan akan berlanjut menempuh jalanan pasir batu selama 15 menit. Sebelum mencapai areal parkiran.

Medan yang Harus Ditempuh Menuju Air Terjun

Mudah Dicari, Susah Dijangkau

Meskipun memang tidak ada petunjuk arah menuju air terjun. Namun lokasi tepatnya dapat dicari dengan mudah melalui aplikasi peta Google.

Curup Maung juga populer di kawasan Lahat dan Pagar Alam. Bertanyalah kepada penduduk sekitar, maka dengan senang hati mereka akan menunjukkan dimana lokasi tepatnya.

Dari areal parkiran. Perjalanan menuju curup eksotis ini akan semakin menarik.

Jalan Setapak Menuruni Jurang

Menuruni Jurang Menuju Curup Maung

Selepas dari parkiran. Pengunjung akan menuruni sebuah jurang. Jalanan yang tersedia masih berupa jalan tanah, sejauh sekitar 300 meter yang kami biasa tempuh dalam 15-20 menit. Jalan ini adalah areal perkebunan kopi milik warga lokal. Ada kutipan biaya dari pemilik lahan. Besarnya hanya Rp3.000,00 per orang.

Pada beberapa lokasi, kemiringan jalan mencapai 60 derajat.

Tanpa Anak Tangga Menuju Dasar Jurang

Tidak Ada Tangga

Tidak ada tangga buatan apalagi tangga permanen. Maka tidak disarankan mengajak serta anak-anak atau orang lanjut usia. Karena jalanan ini terbilang cukup berbahaya untuk dilalui.

Curupnya sendiri memiliki ketinggian sekitar 90 meter. Dari pertengahan perjalanan, pangkal air terjun sudah terlihat. Pada musim kemarau, debit air terjun masih cukup deras. Karena dari yang kami ketahui, sumber air terjun bukan berasal dari aliran sungai di atas. Melainkan dari sumber mata air.

Pesona Air Terjun Maung yang Memikat

Moleknya Curup Maung

Yang membuat curup ini unik, adalah keberadaan tanaman rambat yang berpadu asri dengan aliran air curup, dan batuan cadas sebagai latar belakangnya. Terdapat tiga buah curup yang berjejer. Di bawahnya mengalir sungai Lematang yang airnya jernih dan dingin.

Saksikan juga video serunya bermain air di sungai Lematang disini!

Menyusuri Sungai Lematang

Selain menikmati indahnya pemandangan air terjun. Kegiatan lain yang kami sukai adalah menyusuri sungai. Banyaknya batuan besar serta aliran sungai yang deras membuat lokasi ini menjadi objek yang indah untuk diabadikan.

Bantaran Sungai Sekitar Air Terjun

Ketiadaan Fasilitas Umum

Kami sangat menyarankan untuk membawa perlengkapan dan perbekalan yang cukup. Karena tidak ada fasilitas umum yang tersedia. Bahkan tempat sampah sekalipun tidak ada. Di beberapa lokasi terdapat sampah plastik pembungkus makanan dan minuman berceceran. Ini yang sangat disayangkan. Bagaimanapun peran serta pengunjung diperlukan agar objek wisata tetap lestari.

Di lokasi parkir kadang dijual air mineral dan makanan ringan. Namun pada hari-hari sepi. Seringkali hanya dijumpai penjaga areal parkiran saja.

Pesonanya Membuat Pengunjung Selalu Ingin Datang Lagi

Lokasi wisata ini hingga terakhir kami berkunjung (Oktober 2018) belum dijadikan objek wisata resmi daerah. Sehingga pengelola yang ada hanya berasal dari warga sekitar dan pemilik lahan.

Hal yang kontras dijumpai pada Kawasan wisata lain, misalnya saja Curup Buluh (baca juga artikelnya disini). Di curup Buluh fasilitasnya jauh lebih lengkap. Bahkan selain wisata air terjun. Juga ada sarana arung jeram hingga Menara pantau.

banner 468x60
Tags:
author

Author: 

5 Responses

  1. Pagaralam Heritage Walk Trail 2018 - TheWalkingDoctor12 months ago

    […] bahkan veteran Curup Maung seperti Chris sekalipun harus pandai-pandai mengatur […]

    Reply
  2. Curup Goa Mata yang Tersembunyi di Lahat (Bag. 2) - TheWalkingDoctor7 months ago

    […] Air di curup Goa Mata ini terasa sangat dingin, yang sepertinya berasal dari mata air. Bukan dari aliran sungai sebagaimana juga dijumpai di curup Maung. […]

    Reply
  3. Green Canyon: Miniatur Grand Canyon dari Lahat - TheWalkingDoctor7 months ago

    […] dari curup atau air terjun, kabupaten Lahat juga memiliki wisata sungai yang tak kalah memesona. Lokasinya berada di kecamatan […]

    Reply
  4. Libur Lebaran? Yuk, Wisata di Pagar Alam dan Lahat - TheWalkingDoctor7 months ago

    […] terbilang sulit, pemandangannya luarbiasa. Artikel lengkap mengenai curup Maung bisa anda baca Eksotisme Curup Maung dan Curup Maung, Pesona Lahat nan Eksotis. Baca juga tulisan kami tentang mitos curup Goa Mata di […]

    Reply
  5. Curup Buluh 7 Tingkat: Air Terjun yang Bersahabat - TheWalkingDoctor7 months ago

    […] sayangnya tidak semua curup mudah diakses (seperti misalnya curup Maung – baca juga artikelnya). Dan oleh karenanya menjadi kurang populer di kalangan […]

    Reply

Leave a Reply