banner 728x90

Dibalik Kemegahan Dinding Forbidden City (bagian 2)

banner 468x60

Lesser Central Halls

Dalam Forbidden City, konfigurasi dasar dari Three Great Halls ini dilengkapi oleh kelompok bangunan berikutnya.

banner 300x250

Dengan skala lebih kecil, bangunan ini lebih penting dalam kekuasaan yang sesungguhnya. Yang dalam sistem Tiongkok, secara tradisional terletak di pintu belakang.

Forbidden City dan Jam Air Bersejarah

Struktur pertama adalah Palace of Heavenly Purity, tempat tinggal dari kaisar Ming dan awal kaisar Qing. Serta sebuah balairung untuk menerima utusan asing dan pejabat tinggi.

Setelah itu ada Hall of Union. Di tempat ini terdapat Clepsydra, yaitu jam air yang dibuat tahun 1745 dengan lima saluran terbuat dari perunggu dan sebuah skala yang dikalibrasi.
Terdapat juga jam mekanik yang dibuat pada tahun 1.797 dan berbagai koleksi stempel giok dari era kekasiaran kekaisaran.

The Palace of Earthly Tranquillity adalah kamar pengantin pasangan kekaisaran.

Imperial Garden di Forbidden City

Di ujung utara dari Forbidden City terdapat Imperial Garden. Merupakan taman klasik Tiongkok dengan luas 7.000 meter persegi. Termasuk bebatuan, jalan setapak, paviliun dan pohon cemara kuno.

Ada hal menarik untuk dilihat sebelum Anda mencapai Gate of Divine Prowess dan Shun Zhen Gate. Perhatikan sepasang patung gajah dari perunggu yang lututnya menekuk ke depan dalam mode anatomis yang tidak masuk akal. Seolah mencerminkan kekuatan kaisar, yang bahkan gajah pun akan bersujud di hadapannya.

Palace of Peace and Longevity

Tempat ini adalah sebuah miniatur Forbidden City. Juga dikenal dengan nama Complete Palace of Peace and Longevity.

Dibangun di sudut komplek bagian timur laut. Meniru struktur ruang besar di poros tengah. Selama dinasti Ming, lokasi ini adalah tempat di mana janda permaisuri dan selir kekaisaran tinggal.

Di dalam tempat ini, masih banyak sekali ruangan ruangan yang menurut pemandu kami, dipergunakan untuk tempat tinggal selir Raja yang konon jumlahnya ribuan!

Ribuan Selir para Kaisar

Sejumlah kaisar dari Dinasti Ming bahkan memiliki hingga 9.000 orang selir. Sebagian besar dari mereka dijadikan gundik secara paksa.

Diculik dari rumah mereka dan dilarang meninggalkan ‘sangkar emas’ mereka selain apabila dipanggil ke kamar sang penguasa.

Pada dasarnya, terdapat tiga tingkatan di dalam sistem pasangan para kaisar ini — permaisuri, selir resmi (consort), dan selir biasa.

Permaisuri sang Ibu Dunia

Permaisuri (Huanghou) atau istri resmi kaisar tentu berada di puncak hierarki. Para ratu adalah perempuan paling dihormati dan dipuja di seluruh Tiongkok. Karena posisinya yang terhormat, ia dijuluki ‘ibu dunia’.

Di dalam harem, hanya dua sosok yang kedudukannya lebih tinggi dari permaisuri: kaisar dan ibu suri.

Sementara lainnya wajib tunduk pada titahnya. Melanggar bisa berarti hukuman mati.

Selain permaisuri juga ada yang disebut dengan empress dowager – janda kaisar. Yang paling terkenal dari mereka adalah Cixi dari Dinasti Qing dan Wu Zetian dari Dinasti Tang.

Di bawah permaisuri ada para consort atau selir resmi. Jumlah dan ranking mereka berbeda-beda tergantung dinasti yang berkuasa.

Hierarki Permaisuri dan Selir di Forbidden City

Berikut adalah skema hierarki kedudukan permaisuri dan selir pada zaman kekaisaran Tiongkok.

Empress – empress dowager – imperial noble consort – imperial consort –
consort – imperial concubine – first class female attendant – second class
female attendant.

Selama Dinasti Ming (1368-1644 Masehi). Diterapkan sistem resmi untuk memilih para selir yang akan masuk ke harem kaisar.

Pemilihan Selir

Proses pemilihan dilakukan di dalam Istana Terlarang atau Forbidden City setiap tiga tahun.

Para kandidat, kebanyakan berusia antara 14 sampai 16 tahun dipilih berdasarkan latar belakangnya, kebajikan, perilaku, karakter, penampilan, dan kondisi tubuh.

Namun uniknya, dari puluhan ribu selir tersebut hanya sekitar 120 orang saja yang pernah berhubungan seks dengan raja. Dengan salah seorang dari mereka sudah pasti sang permaisuri.

(bersambung ke bagian 3)

banner 468x60
Tags:
author

Author: 

One Response

  1. Dibalik Kemegahan Dinding Forbidden City (bagian 1) - TheWalkingDoctor5 months ago

    […] (bersambung ke bagian 2) […]

    Reply

Leave a Reply