banner 728x90

Dibalik Kemegahan Dinding Forbidden City (bagian 1)

banner 468x60

Jika kita travelling ke negeri Tiongkok, tentu belum lengkap apabila belum mengunjungi Forbidden City yang terletak di Beijing, ibukota Tiongkok.

banner 300x250

Tempat itu merupakan istana kekaisaran Tiongkok dari Dinasti Ming ke akhir Dinasti Qing pada sekitar tahun 1420 hingga tahun 1912.

Forbidden City Sebagai Istana Kuno Terbesar 

Pembangunan istana ini membutuhkan waktu selama 14 tahun. Mulai dari tahun 1406 dan selesai pada tahun 1420.

Istana ini sangatlah luas. Terdiri dari 980 bangunan dan 9.999 kamar dengan total keseluruhan sekitar 720.000 meter persegi!

Dengan ukuran seluas itu, Forbidden City dikenal sebagai istana kuno terbesar dunia. Umur bangunan Forbidden City sendiri sudah mencapai 600 tahun.

Situs Warisan Budaya Dunia

Pada sekitar tahun 1987, Forbidden City ditetapkan oleh UNESCO sebagai situs warisan budaya dunia yang wajib dijaga.

Di dalam Forbidden City tidak ada tumbuhan sama sekali. Hal ini karena pada jaman dahulu, kaisar Tiongkok takut akan ada penyusup yang masuk ke istana dan membunuhnya.

Selain itu, pondasi Forbidden City terbuat dari batu, sehingga tidak mudah untuk di tembus dari dalam tanah.

Di sisi timur terdapat sungai yang dinamakan Golden River.

Sungai ini membatasi sisi timur Forbidden City dengan dunia luar agar musuh tak mudah menyerang dan orang luar tak mudah masuk. Seperti parit pada benteng.

Forbidden City yang Tertutup

Bisa jadi hal tersebut terjadi karena begitu takutnya penguasa di istana apabila kehidupan di dalam diketahui oleh rakyatnya sendiri.  Akibat banyaknya kekejaman dan ketidakadilan terkait keputusan Kaisar yang sewenang-wenang waktu itu.

Di sekeliling Forbidden City berdiri dengan kokoh benda serupa
kompor yang disebut sebagai Xiang Lu. Benda ini dulunya berguna untuk membakar dupa saat perayaan.

Selain itu, terdapat pula banyak tungku besar dengan hiasan kepala singa di bagian pinggirnya.

Konon dulunya, benda itu adalah tungku keamanan untuk menghindari kebakaran. Apabila terjadi kebakaran air bisa diambil dari tungku itu untuk memadamkan api.

Forbidden City sendiri terbagi menjadi sembilan zona. Mulai dari ruang tunggu hingga ruang permaisuri dan perpustakaan.

Bagian Dalam Komplek Forbidden City

Meridian Gate

Wisatawan saat ini hanya bisa masuk melalui Meridian Gate.

Meridian Gate sendiri adalah sebuah portal besar berbentuk huruf “U” di ujung selatan kompleks. Pintu ini dulu dibangun untuk pintu masuk kaisar. Pada masanya dahulu, gong dan lonceng akan ditabuh ketika kaisar datang dan pergi.

Sementara rakyat atau orang dengan jabatan yang  lebih rendah masuk melalui gerbang lain yang lebih kecil. Pasukan militer menggunakan gerbang barat, dan warga sipil masuk melalui gerbang timur.

Halaman Luas Dekat Meridian Gate

Kaisar juga biasanya meninjau pasukannya dari sini. Selain itu, tempat ini juga digunakan untuk mengumumkan pembebasan tahanan, mengumumkan kalender tahun baru, dan mengawasi proses hukum cambuk.

Dibutuhkan tenaga ekstra untuk berkeliling menikmati istana. Karena berjalan kaki secara lurus dari pintu masuk utama menuju pintu keluar saja mungkin berjarak lebih dari satu kilometer.

Melalui Meridian Gate, wisatawan akan melewati sebuah halaman yang sangat luas. Yang konon halaman ini bisa menampung hingga 100.000 orang.

Three Great Halls

Ini adalah titik utama dari Forbidden City. Three Great Halls, Hall of Supreme Harmony merupakan struktur yang paling penting dan terbesar di Forbidden City.

Dibangun pada abad ke-15 dan direstorasi pada abad ke-17.

Tempat ini digunakan untuk acara-acara peringatan, seperti ulang tahun kaisar, pencalonan pemimpin militer, serta penobatan.

Singgasana Naga Kaisar

Memasuki Hall of Supreme Harmony kita akan menjumpai singgasana Naga. Di singgasana inilah kaisar bisa membuat para bawahannya gemetar ketakutan. 

Konon orang-orang yang diadili di ruang ini pada zamannya harus menyentuh lantai sembilan kali dengan dahi mereka, alias bersujud di hadapan kaisar.

Berbagai Ruangan dalam Three Great Halls

Di balik Hall of Supreme Harmony terdapat balai kecil bernama Hall of Middle Harmony. Hall ini digunakan sebagai ruang singgah kaisar. Dimana sang kaisar melakukan persiapan-persiapan akhir sebelum masuk ke Hall of Supreme Harmony. Seperti berlatih pidato dan menerima menteri.

Balai ketiga adalah Hall of Preserving Harmony. Tempat ini digunakan untuk jamuan makan dan ujian kekaisaran.

Lorong disini tidak menggunakan pilar. Adapun perumahan di sekitar Three Great Halls digunakan untuk menyimpan emas, perak, sutra, karpet dan harta lainnya.

(bersambung ke bagian 2)

banner 468x60
Tags:
author

Author: 

One Response

  1. Kisah Kasim di Forbidden City (bagian 4 - selesai) - TheWalkingDoctor5 months ago

    […] terakhir dari kisah Forbidden City di Beijing. Baca juga kisah pertama hingga ketiganya disini: Bagian 1, bagian 2, bagian […]

    Reply

Leave a Reply