banner 728x90

Rumah Dinas

banner 468x60

PROLOG

“Permasalahan di kota ini pak, terlalu banyak hujan”
Chris hanya tersenyum mendengar Pak Heri, sopir travel yang menjemputnya di bandara bercerita.


Ia memandang langit, tampak mendung. Instingnya mengatakan sore akan turun hujan. Jamnya baru menunjukkan pukul 11.20. Masih ada waktu, guman Chris.

Heri masih melanjutkan ceritanya, mengenai pengalamannya mengantarkan wisatawan – kebanyakan domestik – dan lokasi-lokasi wisata di kota ini.
Chris baru sebulan ini menginjakkan kaki di kota Pagaralam. Berjarak sekitar 200km saja dari Palembang. Namun medan yang berkelok-kelok membuat perjalanan darat ditempuh dalam 6-8 jam.

banner 300x250


Itu yang membuatnya memutuskan menggunakan pesawat. Mabuk perjalanan darat selama 8 jam rasanya bukan awal yang keren untuk membuka cerita.


Heri masih melanjutkan ceritanya, mengenai dua turis dari Singapura yang berkunjung. Chris menyimak seraya memeriksa sinyal ponselnya. Dalam beberapa lokasi, tidak ada sinyal.
Hari itu hanya ada dua orang yang Heri jemput dari bandara. Seorang pria paruh baya yang duduk di kursi depan tertidur tak lama sejak Heri menginjak pedal gas.


Perjalanan dari bandara menuju kota menempuh hampir 45 menit. Memasuki kota, awan mendung masih mengikuti. Ada benarnya kata Heri tadi, guman Chris. Dan ia tidak membawa payung.
Chris membuka pintu rumah dengan perlahan. Heri menaruh koper Chris lalu berpamitan.


Tidak butuh waktu lama sampai Chris terlelap. Dari kamarnya, suara hujan perlahan terdengar.

Instingnya salah.

banner 468x60
Rate this article!
Rumah Dinas,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: 

One Response

  1. author

    A WordPress Commenter1 year ago

    Hi, this is a comment.
    To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
    Commenter avatars come from Gravatar.

    Reply

Leave a Reply